Gurita Kaur Mendunia: Dinas Pariwisata Genjot Potensi PAD, Masak Besar 2 Kuintal Jadi Magnet Ekonomi Baru

a
0

Kaur || Beritaantara2.online – Nama Kabupaten Kaur kembali melambung tinggi dan mengukuhkan eksistensinya di kancah nasional bahkan internasional lewat kekayaan alam dan kulinernya yang luar biasa. Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar Festival Gurita Kaur 2026 di Lapangan Merdeka, sebagai langkah strategis dan nyata untuk terus menggenjot potensi Penerimaan Asli Daerah (PAD) sekaligus mengangkat harkat dan martabat ekonomi masyarakat. Mengandalkan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berbasis potensi lokal, puncak acara yang menjadi daya tarik utama tahun ini adalah aksi masak besar, di mana panitia telah menyiapkan bahan baku utama sebanyak dua kuintal gurita segar untuk diolah menjadi beragam hidangan khas yang menggugah selera, Sabtu (23/05/2026).

Acara besar yang resmi dibuka oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P. bersama Wakil Bupati Abdul Hamid, S.Pd.I. ini, langsung diserbu warga sejak pagi hari. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi dan luar biasa, tergambar jelas dari memadatinya lokasi acara yang juga dimeriahkan oleh partisipasi aktif para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar, panitia yang bekerja di bawah koordinasi Dinas Pariwisata membagi area memasak ke dalam beberapa titik strategis, sementara petugas keamanan terus mengatur arus pergerakan ribuan pengunjung agar suasana tetap kondusif dan penuh kegembiraan.
 
Nilai istimewa dan kebanggaan terbesar dari ajang tahun ini adalah kehadiran Master Chef Indonesia, Dinda Alamanda, yang didatangkan secara khusus atas kerjasama Dinas Pariwisata. Ia memimpin langsung proses pengolahan gurita dalam jumlah besar tersebut dengan penuh antusias dan keahlian tinggi, didampingi masyarakat luas serta para tamu undangan. Bahkan, sejumlah pengunjung pun terlihat ikut turun tangan membantu proses memasak, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat, akrab, dan menyenangkan layaknya satu keluarga besar. Selain olahan gurita yang menjadi bintang utama, kekayaan kuliner lokal lain yang melegenda seperti sambal langat juga dipamerkan secara megah untuk memperkenalkan cita rasa asli dan khas Kabupaten Kaur kepada para wisatawan yang berdatangan.
 
Di sela-sela kemeriahan acara Festival Gurita yang kini namanya telah mendunia itu, Pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kaur, Juli Sarti, S.KM. memberikan penjelasan tegas dan gamblang kepada awak media. Beliau menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar seremonial, hiburan semata, atau pesta kuliner biasa, melainkan program unggulan strategis yang menjadi tulang punggung pemerintah daerah untuk mendongkrak pendapatan daerah dan membuka gerbang kemajuan ekonomi masyarakat.
 
"Kita lihat bersama, bagaimana nama gurita Kaur kini sudah mendunia. Sebagai Dinas yang membidangi pariwisata, kami menjadikan festival kuliner seperti ini sebagai langkah vital dan jalan utama dalam mendorong promosi wisata sekaligus menggali potensi besar Penerimaan Asli Daerah (PAD). Ketika wisatawan datang berbondong-bondong dari berbagai daerah bahkan luar negeri, maka perputaran uang di masyarakat akan meningkat pesat, pendapatan para pelaku usaha bertambah berlipat ganda, dan pada akhirnya akan berkontribusi nyata bagi pendapatan daerah kita," ujar Juli Sarti dengan nada tegas dan penuh optimisme.
 
Lebih jauh, Plt Kepala Dinas Pariwisata menjelaskan bahwa upaya mempromosikan olahan gurita dan produk unggulan lain adalah langkah cerdas dan terukur yang dirancang Dinas Pariwisata agar setiap komoditas daerah memiliki nilai jual tinggi, daya saing kuat, dan identitas yang tak tergantikan. Hal ini, kata beliau, adalah kunci utama agar para pelaku UMKM Kaur makin maju, makin berkembang, dan makin mandiri di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka.
 
"Kami tidak hanya sekadar memasak dan membagikan makanan gratis. Itu hanya simbol kebersamaan. Namun makna besarnya adalah kami ingin memperkenalkan kekayaan alam dan kuliner Kaur ke masyarakat luas, agar produk anak bangsa kita punya harga diri dan pasar yang jelas. Semakin dikenal daerah ini berkat program kami, semakin besar peluang PAD bertumbuh dari sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa yang seluruhnya digerakkan oleh tangan-tangan terampil masyarakat sendiri," tegasnya.
 
Setelah proses memasak selesai dilakukan dengan penuh semangat, ribuan porsi hidangan gurita lezat tersebut disajikan secara merata dan gratis kepada seluruh warga yang hadir, menambah kemeriahan suasana kebersamaan yang begitu kental. Di samping sajian kuliner yang menggoda selera, panitia juga menghadirkan rangkaian hiburan berupa kesenian daerah asli dan pertunjukan musik rakyat yang membuat suasana Lapangan Merdeka semakin hidup, berwarna, dan berkarakter hingga menjelang malam hari.
 
Pemerintah Kabupaten Kaur menaruh harapan besar dan keyakinan penuh pada ajang tahunan ini. Diharapkan, melalui kerja keras Dinas Pariwisata dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Festival Gurita 2026 mampu menjadi magnet ekonomi yang tak terbendung.
 
"Kami optimis penuh, melalui kegiatan besar yang kami persiapkan sebaik mungkin ini, pariwisata Kaur makin bersinar terang di mata dunia, ekonomi warga makin bangkit dan kuat, serta kontribusi terhadap pendapatan asli daerah pun makin nyata manfaatnya untuk pembangunan Kabupaten Kaur yang kita cintai ini ke depannya. Kemajuan Kaur ada di tangan kita, dimulai dari potensi alam yang Tuhan berikan," pungkas Juli Sarti, S.KM. dengan tegas.
 

(Okawa)

Posting Komentar

0Komentar

Please Select Embedded Mode To show the Comment System.*