Kota Blitar ,beritaantara2.online
Pemerintah Kota Blitar menggelar prosesi Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Istana Gebang Kota Blitar, Minggu (31/5/2026) malam.
Kegiatan yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” ini berlangsung khidmat dan meriah dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pelajar dari berbagai sekolah di Kota Blitar.
Prosesi diawali dengan pelepasan peserta pawai dari Istana Gebang menuju Kantor Wali Kota Blitar. Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin yang akrab disapa Mas Ibbin, didampingi Wakil Wali Kota Blitar dan Ketua DPRD Kota Blitar.
Dalam sambutannya, Mas Ibbin menegaskan bahwa Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera bukan sekadar agenda rutin tahunan atau tontonan seremonial semata. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan refleksi spiritual dan kultural untuk terus merawat ingatan masyarakat terhadap Pancasila sebagai dasar negara yang digali dari bumi Nusantara oleh Sang Proklamator.
“Acara ini bukan sekadar rutinitas atau tontonan musiman. Ini adalah tuntunan, sebuah refleksi spiritual dan kultural untuk merawat ingatan kita akan dasar negara, Pancasila, yang digali dari bumi Nusantara oleh Sang Proklamator,” ujar Mas Ibbin.
Ia menjelaskan, prosesi Bedhol Pusaka membawa pesan simbolis yang mendalam sebagai bentuk estafet semangat kepemimpinan dan komitmen bersama dalam menjaga serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dari masa ke masa.
“Simbol ini merupakan perpindahan semangat estafet kepemimpinan dan komitmen kita untuk terus membawa nilai-nilai luhur Pancasila dari masa lalu menuju masa kini dan menyongsong masa depan,” katanya.
Sementara itu, lentera yang dibawa para peserta pawai menjadi simbol bahwa Pancasila harus senantiasa menjadi penerang di tengah berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara. Lentera tersebut melambangkan harapan agar nilai-nilai Pancasila terus menjadi penuntun arah bagi seluruh elemen masyarakat.
Mas Ibbin juga menegaskan bahwa meskipun Kota Blitar memiliki wilayah yang relatif kecil secara geografis, namun kota yang dikenal sebagai Bumi Bung Karno itu memiliki peran penting dalam menjaga dan menggaungkan semangat nasionalisme serta nilai-nilai Pancasila kepada seluruh penjuru negeri.
“Kota Blitar boleh dianggap kecil secara geografis, tetapi dari kota inilah api nasionalisme dan Pancasila terus kita gaungkan kepada seluruh penjuru negeri sebagai Bumi Bung Karno,” ungkapnya.
Menurutnya, seluruh masyarakat Kota Blitar memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga, membumikan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pembangunan daerah.
Melalui kegiatan Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera ini, Pemerintah Kota Blitar berharap semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme semakin mengakar di tengah masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa warga Kota Blitar adalah masyarakat yang berbudaya, rukun, dan kokoh dalam persatuan. ( Adv / marlin. )